5 Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli

5 Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli

giddimint.com – Model pembelajaran bisa juga diartikan sebagai prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar agar mencapai tujuan belajar. Juga bisa diartikan juga suatu pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Jadi, sebenarnya model pembelajaran ini sendiri mempunyai artian yang sama dengan pendekatan, strategi ataupun metode pembelajaran. Saat ini telah ada banyak yang dikembangkan dari berbagai macam model pembelajaran, mulai dari yang sederhana hingga model yang agak kompleks serta rumit karena memerlukan banyak alat bantu dalam penerapannya.

5 Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli

Dan untuk lebih jelas pengertian tentang model pembelajaran kami telah merangkumnya. Berikut ini beberapa pendapat ahli tentang model pembelajaran ini, dan silahkan simak ulasannya berikut ini:

1. Model pembelajaran menurut Kardi dan Nur ada 5 (lima) model yang dapat dipergunakan dalam mengelola pembelajaran, yaitu antara lian: pembelajaran langsung, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berdasarkan masalah, diskusi, & learning strategi Biografi Mario Teguh

2. Menurut Dedi Supriawan & A. Benyamin Surasega, mereka mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran, yaitu sebagai berikut:

a. Model interaksi sosial
b. Model pengolahan informasi
c. Model personal-humanistik
d. Model modifikasi tingkah laku.

Kendati demikian, seringkali dari penggunaan istilah model pembelajaran tersebut di identikkan dengan strategi pembelajaran.

3. Menurut E. Mulyasa (2003), ia mengetengahkan lima model pembelajaran yang dianggap sesuai dan tepat dengan tuntutan Kurikukum Berbasis Kompetensi; yakni antara lain :

a. Pembelajaran Kontekstual / Contextual Teaching Learning
b. Bermain Peran (Role Playing)
c. Pembelajaran Partisipatif (Participative Teaching and Learning)
d. Belajar Tuntas (Mastery Learning)
e. Pembelajaran dengan Modul (Modular Instruction).

4. Menurut Joyce dan Weil (1986: 14-15), mengemukakan bahwa setiap dari model belajar mengajar atau model pembelajaran tersebut harus mempunyai 4 (empat) unsur yaitu sebagai berikut:

a. Sintak (syntax) atau merupakan fase-fase (phasing) dari model yang menjelaskan model tersebut serta dalam pelaksanaannya secara nyata. Dan contohnya, bagaimana kegiatan pendahuluan pada proses pembelajaran itu dilakukan? Apa yang akan terjadi berikutnya?

b. Sistem sosial (the social system) yang menunjukkan peran & hubungan guru serta siswa selama proses pembelajaran. Kepemimpinan seorang guru sangatlah ber variasi pada satu model dengan model yang lainnya. Pada satu model, seorang guru berperan sebagai fasilitator akan tetapi pada model yang lainnnya seorang guru berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan.

c. Prinsip reaksi (principles of reaction) yang menunjukkan bagaimana seorang guru memperlakukan siswanya serta bagaimana pula dia merespon terhadap apa yang dilakukan oleh siswanya. Pada satu model, seorang guru memberi ganjaran atas sesuatu yang sudah dilakukan oleh siswa dengan baik, akan tetapi pada model yang lainnya seorang guru bersikap tidak memberikan penilaian terhadap siswanya, terutama untuk hal-hal yang berkait dengan kreativitas.

d. Sistem pendukung (support system) yang menunjukkan segala sarana, bahan, & alat yang bisa digunakan dalam mendukung model tersebut.

5. Menurut Toeti Soekamto & Winataputra (1995:78), mendefinisikan ‘model pembelajaran’ itu sebagai kerangka konseptual yang dapat menggambarkan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar bagi para siswa untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran serta berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran & para pengajar dalam merencanakan Serta melaksanakan aktivitas belajar mengajar.

Baca Juga :