Cerdaskan Siswa, Kapal Polair Disulap Jadi Perpustakaan Terapung

giddimint.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) berupaya untuk mencerdaskan para pelajar di daerah kepulauan yang sulit terjangkau.

pol air

Salah satu upaya tersebut dengan melakukan modifikasi terhadap kapal Polisi Perairan (Polair) KP Sei Rawas menjadi perpustakaan terapung.

“Kapal Polair KP Sei Rawas yang diubah menjadi perpustakaan terapung yang dalam pelaksanaan patroli di masyarakat perairan Sungai Musi dapat dikunjungi masyarakat, khususnya anak-anak bisa membaca buku-buku pengetahuan,” ungkap Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto, Senin (23/1/2017).

Selain mengedukasi anak-anak di pulau pedalaman dengan ilmu pengetahuan, kata dia, pihaknya juga memberikan beberapa informasi mengenai bahaya narkoba. “Pelajar sangat antusias dan memanfaatkan perpustakaan terapung,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan http://www.seputarpendidikan.com/2017/02/contoh-dan-cara-membuat-proposal-usaha.html

Dia mengatakan, nantinya fasilitas perpustakaan terapung perlu ditambah monitor atau komputer jinjing untuk anak-anak agar mereka bisa bermain sekaligus untuk mendapatkan informasi mengenai bahaya narkoba.

Dia menjelaskan perpustakaan terapung merupakan kapal bekas Dirpolair yang telah dimodifikasi dan dilengkapi buku-buku dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Palembang.

Dia mengatakan, perpustakaan terapung tidak hanya berdiam di Pulau Kemaro, tetapi nanti akan keliling ke dermaga-dermaga masyarakat sepanjang aliran Sungai Musi untuk menyambangi anak-anak di sana,

Untuk sementara, kata dia, baru satu unit kapal. Ke depan pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan kota setempat untuk menambah perpustakaan terapung. Menurut dia, Dirpolair menyiapkan kapalnya dan Disdik menyediakan buku-bukunya.

Baca Juga :

Kecewa, Diana Limbong Sebut Sandy Tumiwa Plin-plan

giddimint.com – Diana Limbong tak tahu alasan Sandy Tumiwa menceraikan dirinya. Dia pun enggan menduga-duga adanya pihak lain yang membuat Sandy bersikap demikian. Hanya saja, Diana tidak menampik pribadi mantan suaminya yang plin-plan.

sandi

“Saya nggak tau, mas Sandy kan plin plan. Dia ikut saja, kalau ke timur ikut. Padahal saya kalau dengar apa-apa dari mas Sandy masuk kuping kanan keluar kuping kiri,” ujar Diana Limbong, lewat sambungan telepon, Kamis (9/3/2017).

Diana tidak menyangka, apa yang sudah dilakukan untuk Sandy justru berbuah pahit. Padahal, dia sudah cukup berperan dalam kasus Sandy kemarin. “Saya sudah memberikan yang terbaik untuk dia. Peranan saya sangat kuat dalam kasus dia kemarin,” paparnya Profil Pendiri Microsoft

Kekecewaan Diana makin memuncak, mengetahui Sandy mengkonfirmasi status pernikahannya secara sepihak. Menurut Diana, seharusnya Sandy lebih dulu memberitahunya, sebelum memberi pernyataan soal perceraian itu.

“Saya kaget, ada saya di sebelah, dia bilang kita bukan suami istri. Saya kecewa. Kalau pun mau mengeluarkan statemen itu harus ada konfirmasi kedua belah pihak. Jangan cuma satu pihak,” kata Diana Limbong.

M. Ridwan, pengacara Sandy Tumiwa membenarkan kliennya sudah cerai dari Diana Limbong. Perceraian itu terjadi saat Sandy masih mendekam di tahanan.

Baca Juga :

5 Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli

giddimint.com – Model pembelajaran bisa juga diartikan sebagai prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar agar mencapai tujuan belajar. Juga bisa diartikan juga suatu pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Jadi, sebenarnya model pembelajaran ini sendiri mempunyai artian yang sama dengan pendekatan, strategi ataupun metode pembelajaran. Saat ini telah ada banyak yang dikembangkan dari berbagai macam model pembelajaran, mulai dari yang sederhana hingga model yang agak kompleks serta rumit karena memerlukan banyak alat bantu dalam penerapannya.

5 Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli

Dan untuk lebih jelas pengertian tentang model pembelajaran kami telah merangkumnya. Berikut ini beberapa pendapat ahli tentang model pembelajaran ini, dan silahkan simak ulasannya berikut ini:

1. Model pembelajaran menurut Kardi dan Nur ada 5 (lima) model yang dapat dipergunakan dalam mengelola pembelajaran, yaitu antara lian: pembelajaran langsung, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berdasarkan masalah, diskusi, & learning strategi Biografi Mario Teguh

2. Menurut Dedi Supriawan & A. Benyamin Surasega, mereka mengetengahkan 4 (empat) kelompok model pembelajaran, yaitu sebagai berikut:

a. Model interaksi sosial
b. Model pengolahan informasi
c. Model personal-humanistik
d. Model modifikasi tingkah laku.

Kendati demikian, seringkali dari penggunaan istilah model pembelajaran tersebut di identikkan dengan strategi pembelajaran.

3. Menurut E. Mulyasa (2003), ia mengetengahkan lima model pembelajaran yang dianggap sesuai dan tepat dengan tuntutan Kurikukum Berbasis Kompetensi; yakni antara lain :

a. Pembelajaran Kontekstual / Contextual Teaching Learning
b. Bermain Peran (Role Playing)
c. Pembelajaran Partisipatif (Participative Teaching and Learning)
d. Belajar Tuntas (Mastery Learning)
e. Pembelajaran dengan Modul (Modular Instruction).

4. Menurut Joyce dan Weil (1986: 14-15), mengemukakan bahwa setiap dari model belajar mengajar atau model pembelajaran tersebut harus mempunyai 4 (empat) unsur yaitu sebagai berikut:

a. Sintak (syntax) atau merupakan fase-fase (phasing) dari model yang menjelaskan model tersebut serta dalam pelaksanaannya secara nyata. Dan contohnya, bagaimana kegiatan pendahuluan pada proses pembelajaran itu dilakukan? Apa yang akan terjadi berikutnya?

b. Sistem sosial (the social system) yang menunjukkan peran & hubungan guru serta siswa selama proses pembelajaran. Kepemimpinan seorang guru sangatlah ber variasi pada satu model dengan model yang lainnya. Pada satu model, seorang guru berperan sebagai fasilitator akan tetapi pada model yang lainnnya seorang guru berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan.

c. Prinsip reaksi (principles of reaction) yang menunjukkan bagaimana seorang guru memperlakukan siswanya serta bagaimana pula dia merespon terhadap apa yang dilakukan oleh siswanya. Pada satu model, seorang guru memberi ganjaran atas sesuatu yang sudah dilakukan oleh siswa dengan baik, akan tetapi pada model yang lainnya seorang guru bersikap tidak memberikan penilaian terhadap siswanya, terutama untuk hal-hal yang berkait dengan kreativitas.

d. Sistem pendukung (support system) yang menunjukkan segala sarana, bahan, & alat yang bisa digunakan dalam mendukung model tersebut.

5. Menurut Toeti Soekamto & Winataputra (1995:78), mendefinisikan ‘model pembelajaran’ itu sebagai kerangka konseptual yang dapat menggambarkan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar bagi para siswa untuk mencapai tujuan dalam pembelajaran serta berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran & para pengajar dalam merencanakan Serta melaksanakan aktivitas belajar mengajar.

Baca Juga :

5 Fungsi Plasmid Pada Bakteri

giddimint.com – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bersama – sama, tentang Plasmid pada bakteri. Untuk lebih jelasnya kita simak bersama ulasannya berikut ini :

5 Fungsi Plasmid Pada Bakteri

Pengertian Plasmid

Plasmid sendiri merupakan DNA ekstrakromosomal yang dapat bereplikasi secara autonom dan dapat juga ditemukan pada sel hidup. Di dalam satu sel, dapat ditemukan lebih dari satu plasmid dengan ukuran yang banyak atau bervariasi, namun semua plasmid tidaklah mengkodekan fungsi yang penting untuk pertumbuhan sel tersebut. Pada umumnya, plasmid sendiri mengkodekan gen-gen yang diperlukan supaya dapat bertahan pada keadaan yang kurang menguntungkan sehingga apabila berada di lingkungan kembali normal, DNA plasmid dapat dibuang.

Fungsi Plasmid

Plasmid yang merupakan suatu elemen genetik yang bereplikasi secara otonom, plasmid dapat digunakan sebagai vektor yang akan disisipi DNA asing. Untuk dapat digunakan sebagai vektor, Dalam konteks rekayasa genetika, plasmid yang dimodifikasi dalam membawa gen non-diri yang disebut dengan vektor http://www.profillengkap.com/

Dan berikut ini beberapa fungsi dari Plasmid menurut Jenisnya :

1. Plasmid Resistan (R-Plasmid):
Plasmid ini mempunyai gen yang memungkinkan host untuk dapat menjadi resisten terhadap antibiotik ataupun racun.

2. Plasmid degradatif:
Plasmid jenis ini dapat menanamkan sel inang dengan kemampuan dalam memetabolisme senyawa organik dan biasanya sulit atau tidak biasa seperti toluena & asam salisilat.

3. Plasmid fertilitas (F-Plasmid):
Plasmid ini terlibat dalam konjugasi bakteri, dan memiliki gen (tra-) yang memulai pembentukan F-pilus untuk memungkinkan konjugasi. Materi genetik yang ditransfer melalui pilus ini antara sel-sel terkonjugasi. Ini ialah penularan sendiri, dan F-pilus yang juga disebut pilus seks.

4. Col Plasmid atau coligenik:
Plasmid jenis ini sendiri dapat menghasilkan racun yang disebut juga dengan bakteriosin yang mematikan bakteri, akan tetapi kepemilikan plasmid ini membuat inang tahan terhadap racun.

5. Tumor-inducing Plasmid (Ti-Plasmid):
Plasmid ini dapat mengubah sel inang menjadi patogen. Mereka terjadi di Agrobacterium tumefaciens, patogen yang menyebabkan penyakit crown gall pada tanaman. Saat infeksi, plasmid ditransfer ke sel-sel normal dari tanaman di mana mereka berproliferasi, yang mana selanjutnya akan memperburuk penyakit dengan beralih ke keadaan tumor. Dalam keadaan semacam itu, sel-sel mensintesis racun, & faktor virulensi yang lainnya.

Itulah sekilas 5 Fungsi Plasmid Pada Bakteri, terima kasih telah menyempatka membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami, dan anda bisa meninggalkan jejak pada komentar dibawah.

Baca Juga :

Sejarah Lubang Buaya

giddimint.com – Lubang Buaya merupakan tempat di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur. Lubang Buaya sendiri terdiri dari 2 (dua) kosakata, yaitu Lubang dan Buaya. Lubang sendiri yang berarti sebuah lekukan di tanah dan lain-lain, dan sementara Buaya ialah binatang berdarah dingin yang merangkak (reptilia) yang bertubuh besar serta berkulit keras, bernapas dengang paru-paru, dan hidup di air (sungai ataupun laut).

sejarah-lubang-buaya

Adapun nama Lubang Buaya sendiri berasal dari suatu legenda yang mengatakan bahwa ada banyak buaya putih di sungai yang terletak di dekat kawasan tersebut. Nama Lubang Buaya juga sangat identik dengan adanya sebuah lubang ataupun sumur yang menjadi tempat, untuk pembuangan tujuh pahlawan revolusi yang dilakukan oleh Gerakan 30 September, tahun 1965 atau yang dikenal dengan G 30S PKI http://www.seputarpendidikan.com/

“Menurut cerita orang-orang (Lubang Buaya), disana banyak lubang buaya yang isinya merupakan buaya putih. Oleh karena itu diberi nama Lubang Buaya. Ditambah juga disana ada sumur atau sebuah lubang tempat terjadinya tragedi G 30S PKI. Tapi itu bukan jadi nama awal tempat ini,” jelas Suratman, salah seorang penduduk disekitar Lubang Buaya.

Pada era G 30S PKI Lubang Buaya di jadikan pusat pelatihan milik PKI (Partai Komunis Indonesia), dimana tujuan dari Aidit dan kolega untuk menggantikan ideologi Pancasila dengan Komunis. Namun PKI akhirnya mampu diberantas oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada tanggal 30 September 1965 dengan dibawah komando Mayjen Soeharto, dan sehari kemudian pada tanggal 1 Oktober 1965 dijadikan sebagi hari kesaktian Pancasila, selalu diadakan upacara setiap tanggal ini hinga sampai saat ini.

Dan kini untuk mengenang semua itu, di wilayah tersebut terdapat Monumen Pancasila Sakti, yang mana dalamnya menggambarkan hasil dari perjuangan para pahlawan revolusi kala memberantas PKI. Dan dalam monumen tersebut terdapat diorama dalam pemberantasan PKI serta sumur atau lubang tempat tujuh pahlawan revolusi kita dibuang, dan mereka ialah :

1. Ahmad Yani, Jend. Anumerta
2. Donald Ifak Panjaitan, Mayjen. Anumerta
3. M.T. Haryono, Letjen. Anumerta
4. Piere Tendean, Kapten CZI Anumerta
5. Siswono Parman, Letjen. Anumerta
6. Suprapto, Letjen. Anumerta
7. Sutoyo Siswomiharjo, Mayjen. Anumerta

Adapun, untuk mengenang jasa para pahlawan tersebut, kini telah dibangun patung 7 (tujuh) pahlawan yang dibelakangnya terdapat patung elang yang cukup besar.

Dan selain itu pula terdapat rumah yang dalamnya ketujuh pahlawan revolusi disiksa dan dibunuh. Dan untuk memberi gambaran jelas para pengunjungnya, maka disana juga telah disimpan mobil yang digunakan untuk mengangkut jenasah 7 (tujuh) pahlawan revolusi yang dibunuh PKI.

Dengan secara spesifik, sumur Lubang Buaya tersebut terletak di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Baca Lainnya:

Perbedaan Penduduk dan Warga Negara

giddimint.com – Kita pastisering mendengar kata warga negara dan penduduk” dalam kehidupan sehari – hari. Warga negara dan penduduk memiliki perbedaan dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas tenang perbedann warna negara dan penduduk.

perbedaan-penduduk-dan-warga-negara

Warga negara ialah orang yang secara hukum merupakan anggota dari suatu negara.Di Indonesia telah dijelaskan dalam Pasal 1 UU RI Nomor 12Tahun 2006, bahwa:

– Warga Negara merupakan warga suatu negara yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang – undangan.
– Kewarganegaraan merupakan segala hal ihwal yang berhubungan dengan wrga negara.
– Pewarganegaraan merupakan tata cara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan RI.

Penduduk ialah oarng yng bertempat tinggl atau menetap disuatu negara. Istilah penduduk memiliki cakupan yang lebih luas dibanding warga negara. Pada pasal 26 Ayat 2 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa peduduk merupakan Warga Negara Indonesia serta orang asing yang tinggl di wilayah Indonesia. Dengan demikian di Indonesia semua yang tinggal di wilayah Indonesia merpakan Penduduk Indonesia Panca Indera

hal ini dijelaskan padaPasal 26 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945:

– Mereka yang menjadi warga negara merupakan orang -orang bangsa Indonesia asli dan orang – orang bangsa lain yang disahkan dengan undang – undang sebagai warga negara.
– Penduduk merupakan warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat nggal di Indonesia.
– hal – hal yang mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang – undang.

Sebagai warga negara Indonesia yang sah, semua warga harus mampunyai Surat Keterangan Penduduk yang sah yang kita kenal dengan KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Apabila sudah berusia 17 tahun maka diwajibkan memiliki Kartu Tanda Penduduk. Dengan memiliki Kartu Tanda Penduduk maka kita dapat memperoleh Hak dan Kewajiban kita sebagai warna negara. Contohnya dlam pemilihan presiden maka kita dapa ikut serta dalam memilih calon.

Itulah sekilas perbedaan penduduk dan warga negara, terima kasih telah menyempatka membaca, semoga artikel yang anda baca bermanfaat, jangan sungkan mengirimkan kritik maupun saran kepada redaksi kami, dan anda bisa meninggalkan jejak pada komentar dibawah.

Baca Lainnya :